W.E.L.C.O.M.E :)

SAVE VOO READ
Selamat Membaca
dan Semoga Bermanfaat (!!)
;)
Hohhoho ..

Minggu, 04 Maret 2012

KERANGKA FIKIRAN UNTUK SUKSES



            Keberhasilan seseorang dalam belajar tergantung terhadap sikapnya sendiri. Perbedaan pembelajar yang sukses dengan yang tidak hanya ada pada pikiran mereka. Pembelajar sukses senantiasa diatur dan dibayangi oleh pikiran-pikiran tentang saat terbaik mereka, rasa optimis, dan pengalaman tebaik mereka. Sementara kehidupan pembelajar yang tidak sukses diatur dan dibayangi oleh rasa ragu, serta kegagalan di masa lalu.
            Victor Frankl pernah mengatakan bahwa “kemerdekaan terakhir seseorang ialah saat ia menetukan suatu sikap pada saat  dihadapkan pada keadaan dan situasi tertentu”. Sedangkan menurut Maltbie D. Babcock juga pernah mengatakan, “salah satu kekeliruan yang paling sering terjadi dan amat disayangkan adalah pendapat bahwa keberhasilan hanya bisa diperoleh berkat bantuan orang-orang jenius, keajaiban atau hal-hal lain yang tidak ada pada diri kita sendiri.” Padahal kita Semua berhak mampu meraih kesuksesan dengan apa yang kita miliki sendiri. Keberhasilan sesungguhnya ditentukan oleh sikap kita sendiri terhadap belajar.

            Adapun Sikap positif terhadap Belajar bisa muncul dari: (1) mengetahui cara menciptakan keyakinan sekuat mungkin pada kemampuan kita. (2) mampu menetukan tujuan yang jelas. Dan (3) mampu merelakskan dan menenangkan diri kapan pun diperlukan.
            Dari hal tersebut, kita perlu waspada terhadap efek atau dampak Negatif yang timbul dari Sikap Negatif. Adapun dampaknya adalah : (1) pikiran negatif menimbulkan kebimbingan saat hendak membuat seuatu keputusan penting.(2) Pikiran Negatif dapat menular.(3) Pikiran Negatif dapat membuat kita bertindak membabi buta.(4) Pikiran negatif membuat putus asa.(5) Pikiran negatif mempersempit batas kemampuan kita. Dan (6) Pkiran negatif membuat kita sulit menikmati hidup.
            Dari hal-hal diatas, seyogyanya kita senantiasa mampu berfikir positif dalam menghadapi realitas apapun. Adapun pedoman untuk berfikir positif adalah: (1) bertindak, berjalan, berbicara, dan berfikirlah seperti orang yang anda kagumi.(2) Tanamkan pikiran-pikiran positif dan sukses.(3) Pancarkan sikap yang baik, perasaan yakin diri, dan tujuan kita.(4) Perlakukan setiap orang yang Anda jumpai sebagai orang penting di dunia.(5) Usahakan agar semua orang yang Anda temui merasa dibutuhkan, diperlukan, dan dihargai.(6) Lihatlah hal-hal yang terbaik dalam diri setiap orang.(6) Jangan ungkapkan  kondisi kesehatan Anda kecuali jika sedang berada dalam kondisi yang Baik.(7) Cailah yang tebaik dalam setiap gagasan baru yang muncul.(8) Hindarilah hal-hal yang sepele. Dan (9) Kembangkan dalam diri kita mental untuk memberi.
            Untuk mencapai hal-hal yang diinginkan dalam hidup, syarat utama yang harus dimiliki adalah membulatkan tekad. Kemauan untuk berhasil bersumber dari gabungan dua hal, yaitu:
1.         memiliki VISI
            Kita semua memiliki pikiran sadar dan bawah sadar. pikiran sadar mengungkapkan dirinya dalam kerangka logika. Akan tetapi, pikiran bawah sadar lebih memedulikan peasaan tentang diri kita sendiri. Sehingga untuk menjadi sukses, pikiran sadar dan bawah sadar ini perlu memiliki persepsi hal yang sama.
2.         menciptakan rencana AKSI
            Ketika kita telah memiliki tujuan tertulis dan visi yang memotivasi. Langkah selanjutnya adalah rencana Aksi untuk mencapai tujuan tersebut. Rencana Aksi adalah serangkaian langkah yang perlu Anda ambil untuk untuk mencapai sasaran Anda yang spesifik dan tertulis. Rencana Aksi harus memenuhi kriteria: (1) spesifik, (2) dapat diukur, (3) realistis, (4) modal, (5) perencanaan.
            Setelah melakukan langkah-langkah diatas, maka hal selanjutnya adalah mengatasi kegagalan. Ketika kita memiliki harapan yang tinggi, harga diri yang tinggi, serta keyakinan bahwa kita pasti berhasil. Maka kita akan memperoleh prestasi yang tinggi. Seperti hal yang diungkapkan Henry Ford, “baik Anda berfikir Anda bisa, atau Anda berfikir tidak bisa, maka Anda benar.” Intinya adalah apa yang Anda pikirkan akan menjadi kenyataan.
            Tips mengatasi kegagalan: (1) kenali terlebih dahulu penyebab kegagalan, (2) belajar dari kegagalan dengan mempelajari penyebabnya, (3) kenali kelemahan Anda, ubah cara kerja sesuai kebutuhan, kembali pada tujuan semula.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar